Kasih,
Sejak Juli tandas dari meja-meja waktu
Cangkir kosong menandai kesepian yang datang tanpa bisa ditunda
Lalu biji mata kita mengeja setiap luka:
yang mengapung di gelas kopi,
di langit-langit kamarmu yang letih
kasih,
Setiap duka waktu mengantarku sampai ke tasik
Menguluk salam pada kapal-kapal yang melaju
Semoga sampai di kotamu
– kota yang menandai pertemuan dengan sepotong sore dan nasib baik –
Juga sebuah jarak yang tengik
September, 2011
